Selamat datang, Kawula Brawijaya!

[ SALAM RELAWAN MUDA BRAWIJAYA ]

Inilah dunia kita, dunia tanpa tepuk tangan, dunia tanpa penghargaan dan dunia tanpa pamrih.

KSR Brawijaya Bersama Pacitan

Terhitung sejak selasa 27 November 2017, dampak dari Tropical Cyclone (TC) mengakibatkan banjir dan longsor terparah yang pernah di alami warga di wilayah kabupaten Pacitan. Selain itu dikarenakan Intensitas hujan yang tinggi debit air anak sungai meningkat dan membuat tanggul jebol. Dan mengakibatkan sejumlah rumah terendam air sekitar 0,5-2,5 M dan membuat sejumlah fasilitas publik rusak termasuk jalan dan jembatan dikarenakan arus banjir yang deras.  Akibatnya akses untuk menuju lokasi tersebut cukup sukar dilalui.

Sejumlah relawan yang dinaungi oleh BPBD disebar guna tanggap bencana serta mengevakuasi warga. Salah satu daerah yang terkena dampak banjir yang parah adalah kecamatan Pacitan desa Sirnoboyo. Relawan Rumah Zakat dengan dibantu KSR Universitas Brawijaya diterjunkan disana guna mempercepat penanganan darurat bencana serta mengantar bantuan logistik dan membangun dapur umum untuk desa Sirnoboyo, bersama dengan warga setempat dan persetujuan kepala desa, dapur umum siap untuk menyuplai sekitar 300-500 bungkus nasi untuk sekali makan.

Disamping itu, kami para relawan KSR UB juga membantu meringankan beban warga dengan membantu membersihkan rumah akibat dampak dari banjir serta meminjamkan generator listrik secara berkala kepada warga guna menyuplai kebutuhan air bersih untuk warga sekitar/rumah yang disinggahi. Warga begitu antusias dengan kedatangan kami, dan kami saling bahu membahu untuk meringankan beban sesama.

Setelah banjir surut,  listrik perumahan warga di daerah tersebut masih  belum bisa menyala karena masih dalam tahap perbaikan. Relawan dari KSR Brawijaya dan Rumah Zakat memindahkan pos demi mendukung aktifitas warga desa lain yang masih belum tersentuh, baik dari sisi logistik maupun fasilitas. Tepatnya di daerah Desa Purwoasri, Kecamatan Pacitan. Dapur umum diselenggarakan kembali di daerah tersebut dengan dana mandiri serta dibantu masyarakat. Disamping itu, warga dan relawan yang lain bergotong royong untuk menyuplai air bersih serta membersihkan fasilitas umum yang terkena lumpur akibat banjir.

 

Oleh : Bagus D’33

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *