Selamat datang, Relawan Muda!

[ SALAM RELAWAN MUDA BRAWIJAYA ]

Inilah dunia kita, dunia tanpa tepuk tangan, dunia tanpa penghargaan dan dunia tanpa pamrih.

TELAH DIBUKA !
Pendaftaran Anggota Baru DIKLAT XXXVIII 2019

Hari AIDS Sedunia

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV. HIV (Human Immunodeficiency Virus) yaitu virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, tetapi penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darahair manicairan vaginacairan preseminal, dan air susu ibu. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intimtransfusi darahjarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006UNAIDS bekerjasama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak. Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana.

Pada tahun 1990, World Health Organization (WHO) mengelompokkan berbagai infeksi dan kondisi AIDS dengan memperkenalkan sistem tahapan untuk pasien yang terinfeksi dengan HIV. Sistem ini diperbarui pada bulan September tahun 2005. Berikut tingkatan penderita HIV/AIDS:

  • Stadium I:infeksi HIV asimtomatik dan tidak dikategorikan sebagai AIDS
  • Stadium II:termasuk manifestasi membran mukosa kecil dan radang saluran pernapasan atas yang berulang
  • Stadium III:termasuk diare kronik yang tidak dapat dijelaskan selama lebih dari sebulan, infeksi bakteri parah, dan tuberkulosis.
  • Stadium IV: termasuk toksoplamosis otak, trakea, bronkus atau paru-paru, dan sarcoma Kaposi. Semua penyakit ini termasuk dalam indikator AIDS.

Selamat Hari AIDS Sedunia. Tetap waspada dan lindungi diri dari penyebaran virus HIV. 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *