Selamat datang, Relawan Muda!

BAKTI SOSIAL DESA 2014

“Mengabdikan Diri untuk Negeri, dengan Niat Suci, Menuju Taji yang Mandiri”, itulah tema yang diusung dalam kegiatan Bakti Sosial Desa kali ini. Tema tersebut disesuaikan dengan tujuan dari diadakannya kegiatan ini, yaitu menggali potensi Desa supaya kehidupan di Desa Taji bisa lebih mandiri dan dapat memanfaatkan serta mengembangkan potensi Desa untuk kehidupan yang lebih baik. Desa Taji yang terdiri dari dua Dusun, yaitu Dusun Krajan dan Umbut Legi kembali menjadi tujuan dari Baksos Desa kali ini sebagai tindaklanjut dari Baksos Desa tahun kemarin. Seperti yang disampaikan oleh Rulita (D’32), selaku Ketua Pelaksana Baksos Desa kali ini, “Baksos Desa kembali dilaksanakan disana karena dirasa belum mandiri. Oleh karena itu, kami ingin menggali potensi desa supaya kehidupan disana bisa lebih mandiri.”

IMG_7027

Kegiatan Baksos Desa kali ini terdiri dari 4 rangkaian acara, mulai dari tanggal 24-25 Mei dan 31 Mei dan 1 Juni 2014 dengan agenda yang menarik dan bermanfaat. Pada hari pertama kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dihadiri oleh pihak-pihak terkait,mulai dari perangkat Desa, dari pihak Kecamatan, sampai perwakilan dari Rektorat ikut andil dalam pembukaan acara tersebut. Setelah upacara pembukaan langsung disusul dengan agenda lain, yaitu Posyandu. Posyandu diberikan karena posyandu disana belum berjalan dengan baik, sehingga dengan kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan dan memaksimalkan kegiatan posyandu disana. Setelah itu selesai, agenda langsung dilanjut dengan Pengobatan Gratis dan disusul dengan pemberian ketrampilan kepada Ibu-ibu PKK. Ketrampilan ini sengaja diberikan supaya Ibu-ibu disana bisa memanfaatkan barang-barang bekas layak pakai agar tidak langsung terbuang begitu saja. “Jadi, ketrampilan yang diberikan kepada Ibu-ibu PKK disana adalah memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan tangan, seperti tas dan dompet”, jelas Rulita.

Pada hari berikutnya, kegiatan difokuskan kepada anak-anak dan remaja disana, mulai dari pengajaran PAUD sampai penyuluhan remaja. Salah satu tujuan dari diadakannya pengajaran kepada adik-adik PAUD yang bertempat di rumah Pak Kades adalah untuk membantu Bu Kades dalam merintis PAUD. Pendidikan Anak Usia Dini disana belum ada sebelumnya. Untuk penyuluhan remaja, tema yang diusung adalah mengenai bahaya NAPZA dan kesehatan reproduksi. Pemberian materi NAPZA langsung disampaikan oleh TEGAZS UB selaku tim penanggulangan penyalagunaan NAPZA  dan HIV/AIDS dari UKM Brawijaya. Materi selanjutnya mengenai kesehatan reproduksi diberikan oleh pihak LPPM UB. Penyuluhan ini diberikan melihat dari banyaknya remaja disana yang merokok dan melakukan pernikahan dini.

IMG_6146

Pada pekan berikutnya, masih banyak kegiatan yang tidak kalah menarik. Pada tanggal 31 Mei, kegiatan diawali dengan pengajaran yang diberikan kepada anak-anak SDN Taji 1 dan Taji 2. Pengajaran lebih ditekankan pada pemberian motivasi belajar supaya mereka bisa lebih giat untuk belajar dan meraih cit-cita mereka. Pada siang harinya, mereka mengikuti Lomba Kerohanian Islam. Lomba diadakan sebagai salah satu bentuk dalam memperingati Isra Mi’raj. Banyak kategori yang dapat diikuti, misalnya mewarnai kaligrafi, hafalan doa sehari-hari, dan lomba adzan, serta lomba baca Al-Quran.

Pada malam harinya diadakan pengajian yang berlangsung di Balai Desa setempat dan mendatangkan Ustadz dari Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang.

IMG_6418

 

 

 

 

 

 

Rangkaian acara yang terakhir pada esok harinya adalah pembagian sembako gratis kepada 150 warga yang membuthkan dan kemudian dilanjut dengan acara penutupan sembari pemberian bingkisan kepada Desa Taji.

IMG_6986

 

 

 

 

 

 

Berakhirnya rangkaian acara diatas tidak lantas memutuskan hubungan silaturahmi dengan mereka. Masih ada rangkaian acara lain yang kembali dilaksanakan disana. Rulita menjelaskan bahwa pada hari Sabtu, 14 Juni 2014 akan diadakan program “Ayo Mengajar” di SDN Taji 1 dan Taji 2. Karena pada hari itu mereka telah selesai UAS, maka pemberian materi difokuskan pada materi dasar (red: baca, tulis) dan pemberian motivasi serta permainan-permainan yang membangkitkan semangat mereka.

Kegiatan yang telah berlangsung sukses itu memberi kebahagiaan tersendiri, khususnya kepada teman-teman panitia. Hasil usaha mereka tercermin dalam antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian acara. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Baksos ini, khususnya buat keluarga besar KSR Brawijaya. Terima kasih juga kepada pihak-pihak lain yang turut membantu dalam mensukseskan jalannya acara. Untuk kedepannya, dalam melakukan hal serupa harus bisa memahami bagaimana kondisi dan potensi yang mereka miliki sehingga tujuan dapat tercapai bersama dan disesuaikan juga dengan kebutuhan mereka”, pesan Rulita.  Lisa menambahkan bahwa dalam menghadapi masyarakat lebih dipersiapkan lagi untuk hal-hal non teknis, seperti bagaimana etika dalam menghadapi warga setempat dan pemateri untuk menjaga hubungan baik antar kedua belah pihak.

IMG_6023

 

 

 

 

 

 

Sumber: Panitia Baksos Desa 2014

 18 total views,  1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *