Tentang Asma

      

1 Mei diperingati sebagai Hari Asma Internasional.

 

      Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.

   

 

    Penyebab Penyakit Asma
       Ada dua faktor yang menjadi penyebab penyakit asma, fakto ini bisa datang dari dalam maupun dari luar. Sebenarnya penyebab penyakit ini belum diketahui belum pasti, namun ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit asma.

Faktor dari Dalam
1. Penyakit Turunan
Penyakit asma merupakan penyakit turunan, misalnya jika anda mengetahui teman atau siap saja yang mengidap penyakit asma, bisa dipastikan ia mewarisi penyakit ini dari orang tuanya maupun kakek atau neneknya.

Faktor dari Luar
1. Lingkungan
Lingkungan merupakan salah satu faktor penyebab penyakit asma. Jika memiliki penyakit ini dan sering berada di lingkungan berdebu, kotor dan kurang nyaman maka penyakit asma lebih mudah terpicu sehingga bagi anda yang mengidap penyakit ini seharusnya lebih memperhatikan lingkungan disekitar anda. Misalnya saja, anak-anak yang memiliki penyakit ini, usahakan untuk tidak bermain hewan-hewan seperti kucing, atau hewan lain yang memiliki bulu-bulu halus. Jauhkan juga dari boneka-boneka yang memiliki bulu halus seperti hewan yang saya sebutkan tadi.

2. Makanan dan Minuman
Makanan dan minuman juga dapat memicu kambuhnya penyakit asma. Beberapa makanan yang sangat buruk dan tidak disarankan untuk pengidap penyakit asma yaitu makanan yang mengandung MSG tinggi, mengandung pengawet, minuman yang bersifat dingin.

3. Udara Dingin
Udara dingin merupakan salah satu pemicu penyakit asma. Misalnya saja, AC ruangan yang terlalu dingin juga dapat memicu asma. Mengendarai kendaraan bermotor di malam hari tanpa mengenakan jaket juga sangat berbahaya bagi pengidap penyakit ini.

 

Gejala Penyakit Asma
Penyakit ini membuat para penderitanya sangat tidak nyaman, selain itu orang yang melihat ketika penyakit ini kambuh akan merasakan panik. Berikut ini adalah beberapa gejala asma ketika menyerang.

1. Ketika bernafas terdapat bunyi lenguhan
2. Nafas Pendek
3. Terasa sesak ketika bernafas karena penyempitan saluran nafas
4. Hal itu sering terjadi ketika cuaca dingin
5. Susah bernafas, biasanya terjadi ketika malam hingga menjelang pagi

 

                                    Olahraga bagi penderita ASMA

  1. Jalan kaki
    Satu studi menemukan bahwa orang dewasa yang berjalan tiga kali seminggu selama 12 minggu bisa mengontrol terjadinya asma dan tidak menimbulkan serangan asma saat maupun sedang olahraga.

Sebelum jalan kaki dilakukan pemanasan terlebih dahulu, lalu jalan kaki, dilanjutkan dengan pendinginan lima menit. “Pemanasan sangat penting untuk membantu toleransi tubuh saat berjalan,” terang dokter penyakit dalam Lianne Marks, MD.

  1. Yoga
    Yoga merupakan olahraga yang fokus pada gerakan tubuh dan pernapasan. “Saya pikir olahraga ini bisa mengontrol napas. Latihan pernapasan dapat mengaktifkan kinerja paru-paru,” terang dokter penyakit dalam di Lenox Hill Hospital di New York City, Robert Graham, MD.

Ada juga studi yang mendapatkan manfaat yoga dengan pengurangan obat asma setelah berlatih 2,5 jam per minggu selama 10 minggu.

  1. Golf
    Bermain golf baik untuk mengasah pikiran sehingga bisa mengurangi risiko serangan asma. Jika alergi komponen serbuk bunga yang bisa membuat asma, pilih golf dalam ruangan.
  2. Renang
    “Olahraga bagi mereka yang memiliki asma adlaah berenang karena menghirup udara yang sangat lembap dan hangat,” teran dokter Holberich.

Posisi tubuh horizontal pada saat berenang akan melonggarkan lendir pada paru-paru Anda. Tapi awas, klorin terlalu tinggi dalam kolam renang bisa memicu asma.

  1. Voli
    Voli merupakan olahraga tim yang tidak membutuhkan banyak gerakan. Sehingga aman untuk mereka yang memiliki asma.


Cara mengobati asma menggunakan dedaunan
Siapkan daun seledri 3 tangkai, daun randu 9 lembar, garam dan gula aren secukupnya. Tumbuk daun seledri dan daun randu hingga halus kemudian ambil airnya dan letakkan ke dalam gelas. Campur dengan garam dan gula aren ditambah dengan air hangat kemudian aduk hingga merata. Minumlah ramuan ini 3 kali sehari yaitu pada pagi, siang dan malam ketika mau tidur.

 

Pengobatan asma menggunakan bawang dan madu
Bawang dan madu juga dapat membantu meminimalisir terpicunya penyakit asma. Cara yaitu siapkan 5 siung bawang putih dan satu sendok makan madu aseli. Iris bawang putih menjadi kecil-kecil dan rebus dengan segelas air. Biarkan mendidih hingga air menjadi setengah gelas. Campurkan dengan madu aseli dan aduk secara merata. Minumlah ramuan ini setiap pagi dan sore lakukan sesering mungkin hingga asma tidak kambuh lagi.

sumber :

http://health.liputan6.com/read/2160436/5-alternatif-olahraga-bagi-penderita-asma?p=2

http://www.asma.web.id/index.php/definisi-asma.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *